inspiration of life

Poem, Politic, Knowledge, Saints, Education, Advertisement and etc.
selamat datang di blog kami,

ANDA boleh saja mengkopy paste file yang saya tampilkan, tetapi mohon dengan hormat mencantumkan URL/alamat site kami sebagai sumber dari artikel anda.

terima kasih atas kunjungan anda. semoga dapat memberi sedikit inspirasi bagi anda... thanks and have a nice day

Cari Blog Ini

Kamis, 12 Januari 2012

Mengatakan “OHHHH SAYA LUPA” Mampu Merubah Seseorang Menjadi BENAR- BENAR Pikun.



By: Muhammad Darobi.

LUPA adalah hal yang dipandang biasa bagi sebagian besar orang didunia tidak luput pagi penulis sendiri. Sebagian orang mengekspresikannya dengan sebuah perkataan, “ oh mengapa saya lupa untuk… bla..bla.. bla… 

Ekpresi semacam ini sangat sering kita dengar dari teman, kerabat, keluarga , bahkan kita sendiri. Jika itu jarang dilakukan, ya mungkin tidak akan menimbulkan efek jangka panjang yang berarti, tetapi jika kita sering mennggunakan kata “lupa, lupa, lupa dan lupa”, hal itu yang dikhawatirkan.

Berdasarkan sumber informasi yang telah publikasikan di berbagai media, OTAK kita merupakan sebuah system yang diciptakan dengan kerumitan dan kecanggihan yang belum bisa ditandingi dengan alat buatan manusia. Salah satunya adalah OTAK memiliki system RECORDING yang sangat luar biasa.

Ketika berbicara dan mengatakan, “wah maaf ya saya lupa untuk “titik, titik, titik…, otak kita akan langsung merekam ke dalam memorinya. Semakin sering sebuah kata dipakai dalam suatu kondisi tertentu, maka semakin sering pula kata tersebut muncul ketika kita dalam kondisi yang sama.  Sebagaimana ketika kita melakukan sebuah pekerjaan, pertama kali mungkin kita masih terasa asing dan sulit, tetapi jika kita lakukan secara terus menerus, itu akan lebih mudah karena kita telah terbiasa. 

 Keseringan menggunakan kata “lupa” dalam kehidupan sehari-hari akan menimbulkan efek yang tidak pernah kita sadari yaitu menjadi seorang yang benar benar pikun. Yang terjadi adalah system yang bekerja dialam bawah sadar akan mengkondisikan dan mewujudkan apa yang telah terekam didalam memori otak kita. Alhasil kemungkinan menjadi pikun sangat terbuka.

LALU BAGAIMANA SOLUSINYA?. Ada banyak cara untuk menggantikan kata lupa dari kebiasaan kita dan barangkali sudah ada orang yang terbiasa mengaplikasikannya. Kata “lupa” bisa diganti dengan kata .” oh saya baru ingat”. Mungkin ini masih asing ditelinga anda. Akan saya beri contoh dalam kondisi nyata. Misalkan anda kebetulan memiliki janji untuk berkencan dengan seseorang yang special bagi anda. Kebetulan anda sibuk sehingga tidak sadar akan hal itu. Tiba tiba seseorang itu mengingatkanmu, “apakah kamu lupa dengan janjimu”, dan  anda boleh menjawab, dengan mengganti “oh maaf SAYA LUPA” dengan kata “oh maaf SAYA BARU INGAT kalau saya punya janji dengan anda, maafkan saya ya.

Sederhana bukan?... pertanyaannya adalah. Bisakah anda mengaplikasikannya?. Mungkin tidak lah susah untuk mengatakan hal itu, tetapi karena kita telah terbiasa dengan kata “lupa” maka itu menjadi sulit bagi kita dan Jika anda merasakan kesulitan, itu berarti anda telah berhasil menanamkan sifat pikun yang tidak pernah anda sadari. Selamat berjuang saudara saudara!

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar