inspiration of life

Poem, Politic, Knowledge, Saints, Education, Advertisement and etc.
selamat datang di blog kami,

ANDA boleh saja mengkopy paste file yang saya tampilkan, tetapi mohon dengan hormat mencantumkan URL/alamat site kami sebagai sumber dari artikel anda.

terima kasih atas kunjungan anda. semoga dapat memberi sedikit inspirasi bagi anda... thanks and have a nice day

Cari Blog Ini

Kamis, 23 April 2015

SPEKTRUM CAHAYA TAMPAK PERTAMA KALI DARI PLANET DILUAR TATASURYA



“Gambar diatas menunjukkan eksoplanet pegasi 51 b yang juga disebut sebagai bellerophon. setelah dua puluuh tahun sejak penemuannya, planet ini juga menjadi planet pertama diluar tata surya yang secara spektroskopi terdeteksi memantulkan cahaya”.

 
Planet 51 pegasi B adalah planet yang ditemukan diluar tata surya kita yang jaraknya sekitar 50 tahun cahaya dari bumi yang berada di konstelasi pegasus. Ditemukan pada tahun 1995, planet pegasi 51 b akan dikenal sebagai planet yang pernah ditemukan pertama kali yang berada diluar tata surya. Planet ini mengorbit pada sebuah bintang seperti matahari. Planet ini memiliki kemiripan dengan planet jupiter dengan masa setengahnya, hanya saja jarak orbit dengan bintang induk lebih dekat.


Sejak penemuannya, terdapat lebih dari 1.900 eksoplanet dalam 1200 sistem planetaria dikonfirmasi. Setelah 20 tahun sejak penemuannya, penemuan planet pegasi 51 b bukan saja memberi sumbangan kepada ditemukannya eksoplanet sejenis tetapi juga memberikan kemajuan lain di dalam mempelajari planet planet diluar tatasurya kita.   

sebuah team studi yang dipimpin oleh Jorge Martins  dari Instituto de Astrofísica e Ciências do Espaço (IA) dan dari  the Universidade do Porto, Portugal, yang juga sebagai mahasiswa yang menempuh gelar PhD di ESO chile, mereka menggunakan istrumen HARPS pada teleskop ESO 3,6 meter dilaboratorium la silva di chile untuk mengobservasi kondisi atmosfer planet diluar tata surya. Umumnya, metode yang digunakan untuk memeriksa kondisi atmosfer eksoplanet adalah dengan mengamati spektrum dari bintang induk yang tersaring pada atmosfer ekso  planet yang dikenal dengan tehnik spektroskopi transmisi. Sebuah pendekatan alternative untuk mengamati sistem planetaria ketika bintang induk melewati tepat didepan planet, yang secara spesifik akan menyediakan informasi tentang kondisi temperatur eksoplanet.
Tehnik terbaru dalam menganalisis atmosfer ekso planet tidak lagi tergantung pada bagaimana menemukan sebuah transit planet, sehingga secara potensial dapat digunakan untuk mempelajari lebih banyak ekso planet. Tehnik ini juga memungkinkan sebuah spektrum planet dapat secara langsung terdeteksi sebagai sebuah sinar/ cahaya yang bisa dilihat, yang bisa diartikan pula bahwa carakteristik yang berbeda pada planet yang tidak dapat dideteksi oleh tehnik lain dapat disimpulkan.

Spektrum bintang induk digunakan sebagai template untuk memandu dalam pencarian tanda yang sama dari cahaya yang diharapkan merupakan pantulan dari sebuah planet yang menggambarkan orbitnya. Hal tersebut merupakan tugas yang sangat sulit bagi peneliti karena planet yang memantulkan cahaya sangat redup tidak akan terlihat jelas karena cahaya bintang induk bisa menyilaukan penglihatan mereka. 


Jorge Martins menjelaskan: "Jenis teknik deteksi ini adalah metode ilmiah yang sangat luar biasa, karena memungkinkan kita untuk mengukur masa planet dan kemiringan orbit sesuai dengan yang sebenarnya,yang merupakan sesuatu sangat penting untuk lebih memahami sistem planetaria.  Hal ini juga memungkinkan kita untuk memperkirakan reflektifitas planet  atau albedo, yang dapat digunakan untuk menyimpulkan komposisi baik permukaan atau atmosefer planet.

 

source :phys.org

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar