inspiration of life

Poem, Politic, Knowledge, Saints, Education, Advertisement and etc.
selamat datang di blog kami,

ANDA boleh saja mengkopy paste file yang saya tampilkan, tetapi mohon dengan hormat mencantumkan URL/alamat site kami sebagai sumber dari artikel anda.

terima kasih atas kunjungan anda. semoga dapat memberi sedikit inspirasi bagi anda... thanks and have a nice day

Cari Blog Ini

Minggu, 10 Januari 2010

MELIHAT BAU DENGAN TELANJANG



Selama ini yang namanya bau hanya bisa dicium . Nah, bagaimana ya kalau bau bisa dilihat dengan mata telanjang? Mungkin tubuh kita terlihat seperti dikelilingi kabut atau kentuk mungkin akan terlihat seperti auap dari cerobong asap. Khayalan tersebut mungkin suatu saat kan terwujud. Setidaknya peneliti saat ini sudah mampu membuat bau dapat dilihat. Para ilmuan AS memanfaatkan teknologi inframerah untuk meliat bau.
Teknik melihat bnau bukanlah tujuan akhir penelitian disana. Mereka mengembangkan metode tersebut untuk mempelajari indera penciuman larva lalat buah (drosophila melanogaster) untuk melacak bau. Lalat buah di ketahui memiliki dua organ penciuman. Dalam penelitian yang dimuat jurnal nature neuroscience terungkap bahwa larva lalat yang memiliki dua organ penciuman lebih mudah menemukan sumber bau dari pada lalat dari hasil rekayasa yang hanya memiliki satu organ penciuman. Bahkan pengamatan pada otaknya memastikan bahwa organ ganda tidak hanya digunakan untuk menemukan sumber bau tetapi juga membantu navigasi. Untuk mempelajari kemampuan yang disebut kemotaksis ini, para peneliti harus mengetahui jalur konsentrasi bau yang diikuti lalat.
Nah karena bau tak dapat dilihat, mereka tidak dapt memastikan apakah lalat bergerak sesuai konsentrasi bau. Mereka juga tidak dapat mengetahui apakah bau terkonsentrasi pada lokasi lokasi tertentu atau berupa sebuah garis. “kami harus melihat bau” kata Leslie Vosshall, kepala laboratorium neurogenetik dan perilaku, universitas Rockefeller, New York, AS. Ia membutuhkan lingkungan yang memperhatikan susunan special dari bau yang memenuhinya.
Berkolaborasi dengan kolagenya, Thomas P. Sakmar, dari laboratorium biologi dan kimia , Vosshall dapat memanfaatkan teknik spektroskopi infrared untuk melihat, mengatur, dan mengukur distribusi bau di sebuah ruangan. Saat digunakan untuk mengamati perilaku lalat, ditemukan bahwa satu atau dua organ penciuman tetap dapat digunakan untuk menemukan sumber bau. Namun hanya lalat dengan organ penciuman stereo yang dapat melakukan navigasi dengan akurat.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar